LAZISMUPATI.ORG — Kabupaten Pati dilanda bencana banjir bandang pada Jumat, 9 Januari 2026. Bencana hidrometeorologi ini berdampak luas, dengan 14 dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati terdampak. Sejumlah kejadian besar menyertai banjir tersebut, mulai dari jebolnya tanggul Sungai Suwatu di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, putusnya jembatan penghubung antar dukuh di Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong, hingga longsor yang terjadi di Dukuh Pulingan, Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, Muhammadiyah Kabupaten Pati bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan terpadu. Melalui koordinasi berbagai unsur organisasi otonom (Ortom) dan amal usaha Muhammadiyah (AUM), bantuan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.

Dalam aksi respon bencana ini, Muhammadiyah Pati menyalurkan sebanyak 3.350 paket makanan siap saji dan 100 paket sembako. Selain itu, dikerahkan pula 5 kendaraan operasional, 2 dapur umum, serta 97 relawan yang terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari aksi bersih lingkungan, pengelolaan dapur umum, hingga pendistribusian bantuan kepada warga terdampak.
Aksi bersih-bersih difokuskan di sejumlah lokasi vital yang terdampak parah oleh banjir. Di antaranya adalah Panti Asuhan Putri, Panti Lansia, dan Masjid Darussalam yang berada di Desa Kalidoro, Kecamatan Pati. Selain itu, relawan juga melakukan aksi bersih di permukiman warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, khususnya di area sekitar jebolnya tanggul Sungai Suwatu.

Sementara itu, penyaluran makanan siap saji dilakukan secara merata di beberapa kecamatan terdampak. Di Kecamatan Pati, bantuan nasi disalurkan kepada warga Dusun Triwil, Desa Sinoman, serta Dusun Garas, Desa Sidoharjo. Di Kecamatan Margoyoso, penyaluran difokuskan pada permukiman warga di sekitar area jebolnya Sungai Suwatu, Desa Bulumanis Kidul.
Penyaluran bantuan juga menjangkau Kecamatan Juwana, meliputi Desa Dukutalit, Kudukeras, Doropayung, Jepuro, Tluwah, dan Bumirejo. Selain itu, di Kecamatan Gabus, bantuan nasi diberikan kepada warga Dusun Jrakah RT 5 RW 1, RW 2, dan RW 3 Desa Mintobasuki, serta warga Desa Sunggingwarno. Untuk bantuan sembako, penyaluran dipusatkan di Desa Sunggingwarno, Kecamatan Gabus.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan berbagai elemen Muhammadiyah, di antaranya Lazismu Pati, ‘Aisyiyah, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Nasyiatul ‘Aisyiyah, Tapak Suci, Pemuda Muhammadiyah, serta dukungan tenaga medis dari RS Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah. Sinergi lintas Ortom dan AUM ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat respon dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Lazismu Pati sebagai bagian dari gerakan filantropi Muhammadiyah menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Muhammadiyah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Muhammadiyah Pati akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berupaya hadir mendampingi warga hingga kondisi berangsur pulih.
Melalui aksi ini, Muhammadiyah Pati berharap dapat meringankan beban para penyintas banjir bandang serta menguatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


