LAZISMUPATI.ORG — Kantor Layanan (KL) Lazismu Juwana kembali menghadirkan kegiatan penuh makna melalui program “Tadabbur Alam Bareng Dhuafa”, Ahad (9/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 30 dhuafa yang diajak untuk merasakan kesejukan alam, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah yang begitu luas. Pantai Pasir Putih Wates dipilih sebagai lokasi kegiatan yang menawarkan suasana rindang dan menenangkan.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk rekreasi sederhana, namun lebih dari itu, menjadi bentuk kepedulian Lazismu terhadap para penerima manfaat agar dapat menikmati pengalaman baru yang jarang mereka rasakan. Peserta diajak menikmati keindahan alam laut, suasana pantai yang bersih, dan pepohonan cemara yang menambah kesan sejuk dan damai.
Sejak pagi, para peserta terlihat antusias berkumpul dan mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan. Suasana hangat dan penuh kebahagiaan tampak dari senyum dan tawa peserta yang dapat melepas sejenak beban kehidupan sehari-hari. Kegiatan dimulai dengan tadabbur alam, yang mengajak peserta untuk merenungkan kebesaran Allah melalui ayat-ayat kauniyah, yaitu tanda-tanda kekuasaan-Nya yang tampak pada alam semesta.

Melalui refleksi sederhana, peserta diajak untuk menyadari bahwa nikmat Allah tidak hanya hadir dalam bentuk harta, namun juga kesehatan, kesempatan, kebersamaan, udara segar, dan alam ciptaan-Nya. Dengan cara ini, Lazismu ingin menghadirkan suasana dakwah yang menyentuh, ringan namun bermakna, sehingga mampu memperkuat keimanan dan ketakwaan peserta.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah. Para peserta saling berinteraksi, berdiskusi, dan saling menguatkan. Suasana setelah kegiatan tadabbur terasa sangat akrab, menggambarkan bahwa kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan yang sederhana namun mendalam.
Perwakilan KL Lazismu Juwana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen lembaga untuk tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman spiritual dan sosial yang bermanfaat bagi para dhuafa.
“Program ini menjadi sarana agar para penerima manfaat bisa merasakan suasana baru, menghirup udara segar, dan merenungkan kebesaran Allah secara langsung. Kami ingin memberikan ruang agar mereka dapat membangun rasa syukur melalui aktivitas yang dekat dengan alam,” ungkapnya.
Tidak sedikit peserta yang menyampaikan rasa haru dan bahagia karena mendapat kesempatan untuk menikmati suasana pantai bersama teman dan pendamping. Mereka merasa dihargai, ditemani, dan diperhatikan tidak hanya sebagai penerima bantuan, tetapi sebagai saudara seiman yang diperlakukan dengan penuh kasih dan penghormatan.
Dalam kegiatan ini, Lazismu juga mengingatkan bahwa syukur akan membuat seseorang merasa cukup dan bahagia, sementara ukhuwah akan meneguhkan kebersamaan. Melalui iman, setiap langkah dibingkai dengan harapan dan keyakinan kepada Allah.



